Khutbah Jumat Jawi Patani !new! -
اما بعد فياعباد الله اتقوا الله حق تقاته ولا تموتن الا وانتم مسلمون (Ammā ba'd, fa yā 'ibādallāh, ittaqullāha ḥaqqa tuqātihī wa lā tamūtunna illā wa antum muslimūn). Selanjutnya, wahai hamba-hamba Allah, bertakwalah kamu kepada Allah dengan sebenar-benar takwa, dan janganlah kamu mati melainkan dalam keadaan Islam.
Khutbah Jumat dalam tradisi Jawi Patani tidak berbeda secara substansi dengan khutbah pada umumnya. Yang membedakan adalah selingan, gaya retorika, dan tentu saja bahasa pengantarnya. khutbah jumat jawi patani
used for centuries across the Malay Archipelago. In Pattani, the Jawi script is considered a "sacred" vehicle for Islamic knowledge, and its use in Friday sermons is a deliberate act of cultural preservation. Literary Heritage: Most classic religious texts used by local scholars ( kitab jawi ) were authored by renowned Patani ‘Ulama, such as Sheikh Daud al-Fatani Modern Usage: Majlis Agama Islam Wilayah Pattani Yang membedakan adalah selingan, gaya retorika, dan tentu