Sumber informasi yang sebaiknya diperiksa:
Menurut studi sejarah yang dipublikasikan di ResearchGate , konflik ini mencapai puncaknya ketika warga Dayak dari luar kota memasuki Sampit sebagai reaksi atas ketegangan yang ada. Penggunaan senjata tradisional seperti mandau dan tombak, serta munculnya praktik ritual kuno, menjadi bagian dari narasi sejarah yang sering kali disalahgunakan untuk menciptakan konten visual yang provokatif di internet. Kesimpulan video asli perang sampit dayak vs madura verified
In real 2001 footage, Indonesian soldiers (TNI) wore the older DPM "Loreng Malaya" pattern or solid green fatigues with green berets (Kostrad). If a video shows soldiers with modern digital camouflage (which was introduced in 2008-2010), the video is not from Sampit. serta munculnya praktik ritual kuno